Death by Powerpoint

Berdasarkan perkiraan para ahli, terdapat 300 juta pengguna Powerpoint diseluruh dunia. 30 Juta diantaranya melakukan presentasi setiap hari dimana sebagian besar presentasi tersebut berjalan dengan menjemukan.

Lots of people are killing each other with bad presentations” ujar Kapterev, konsultan komunikasi praktis asal Rusia.

Powerpoint seharusnya membantu presenter untuk memvisualisasikan ide, menggambarkan poin-poin kunci dan memberikan kesan pada pendengar. Bukan malah membuat pendengar tertiduršŸ˜€

Untuk menghasilkan presentasi yang baik dengan menggunakan powerpoint, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa tujuan kita melakukan presentasi. Apakah karena, ingin menyampaikan informasi? Karena kita ditugaskan oleh bos untuk melakukan presentasi? Atau untuk memberi makna pada apa yang kita presentasikan?

Significance creates passion, passion attracts attention and attention leads to action.

Jadi… pertanyaan pertama yang harus kita tanyakan pada diri kita sebenarnya adalah..

“Apakah kita memiliki “Passion” pada apa yang akan kita presentasikan?”

Jika kita tidak memiliki passion, atau tidak dapat menemukan makna padaĀ  presentasi kita, ikuti saran sederhana ini. “Jangan Presentasi

Pembuatan powerpoint adalah hal teknis berikutnya setelah anda menemukan makna danĀ passionĀ pada presentasi anda. Berikut ini adalah tiga ide untuk menciptakan slideshow presentasi yang efektif dengan menggunakan powerpoint.

1. Remove the clutter

Buang yang tidak perlu. Banyak presenter – pemula maupun senior – tergoda untuk menggunakan gambar-gambar clip arts untuk presentasinya. Alih-alih memperindah tampilan, clip arts lebih banyak mengganggu konsentrasi pendengar. Jika anda sangat perlu untuk menggunakan gambar, gunakanlah foto. Jangan pernah gunakan clip arts. Gunakan sedikit kombinasi warna untuk setiap slide presentasi anda. Gunakan paduan warna teks dan latar belakang yang tepat. Dua atau tiga warna untuk setiap slide sudah sangat cukup. Jangan sakiti mata audiens dengan warna-warni mejikuhibiu disetiap slide-nya.

2. Cut the Text & Write a Handout

Satu point untuk setiap slide. Hanya gunakan teks yang betul-betul anda butuhkan. Buang yang tidak anda butuhkan. Kemampuan orang membaca lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan kita berbicara. Artinya, jika fungsi presenter hanya membacakan apa tertulis pada slideshow, literary we are useless. Kecuali jika audiens kita adalah orang-orang tuna netra.šŸ˜€

Jika anda membutuhkan tulisan yang lebih lengkap untuk memperjelas presentasi anda, buatlah handout yang telah anda print terlebih dahulu jika sebagai pelengkap presentasi anda. Ingat Handout merupakan ringkasan atau penjelasan lebih lanjut dari presentasi anda. BUKAN PRINT OUT DARI SLIDE PRESENTASI ANDA. Slide presentasi anda bisa saja hanya terdiri dari 1 atau 2 poin, tapi penjelasannya bisa 1 atau 2 halaman. Tuliskan penjelasan tersebut di handout, jangan di slide show anda. Bagikan pada audiens anda, dan buat presentasi anda tetap simple.

3. Rehearse

Sukses presentasi dari Steve Jobs pada setiap launching produk terbaru Apple dikarenakan tiga hal yaitu, kemampuan merangkai cerita, menyampaikan pengalaman dan REHEARSE. Powerpoint – atau Keynotes bagi Jobs – hanya membantu presenter dalam mengkomunikasikan cerita dan pengalamannya. Kemampuannya merangkai cerita dan bagaimana ia berlatih untuk menyampaikan cerita tersebut adalah kelebihan Jobs yang utama.

Untuk mendapatkan gambaran slide presentasi yang baik, dibawah ini terdapat satu contoh slide powerpoint yang baik. Slide tersebut masuk sebagai nominasi slideshow presentasi terbaik di situs slideshare.net beberapa tahun yang lalu. Walaupun tidak banyak tulisan dalam slide tersebut, pembaca pasti dapat memahami maksud dari slide presentasi tersebut bahkan tanpa ada orang yang mempresentasikannya sekalipun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s